selayaknya seorang tentara .. yang selalu berlatih mati-matian ..
membela negaranya .. melawan kejahatan yang ada, demi melihat rakyatnya
hidup tenteram, damai, dan aman...
Disini, di pondokku yang sederhana, tapi sangat bermakna bagiku ,,,
mengajariku
banyak hal tentang kehidupan ini, dalam keadaan rindu yang menggebu
kepada kedua orangtuaku.. memikul beban yang berat, untuk belajar dengan
penuh kesungguhan.. sebagai balasan untuk keduanya yang tak berarti
apa-apa dibandingkan keringatnya yang jatuh demi aku saat ini .. dulu
dan sampai sekarang ...
beberapa hari lalu, aku bicara dengan ibu..
bukan ,, bukan bertatap muka. tanpa hanya sebatas lewat kabel yang berguna untuk mengobati rinduku ini..
hidup bersama teman-teman ..
makan,
tidur,
mandi,
belajar,
seluruhnya bersama teman-teman.. beserta kekurangan dan kelebihan yang mereka miliki ..
aku
minta ridhonya yang tulus, untuk selalu mendo'akan anaknya yang tak
bisa apa-apa tanpa kehadirannya ini ,, dukungannya adalah motivasiku,
raut wajahnya adalah kekuatanku, suaranya bagiku adalah suplemen bagi
tubuhku untuk mengembalikkan semangatku yang mulai meredup ini ..
untuk selalu bertahan di tempat singgah ini, tanpamu ibu .. membuatku semakin tertantang untuk usaha lebih keras lagi, untuk membuatmu menangis karena BANGGA padaku ..
ya ..
itulah kami SANTRI,
mungkin bisa dibilang kami mempunyai jadwal untuk menjadi pahlawan setiap kala akhir semester datang ..
6
bulan lamanya bagiku tak cukup, untuk mempersiapkan diri melawan 2500
pejuang lainnya... dengan satu missi yang sama "Akulah Pejuang Tangguh"
yang berhasil membawa beban berat tadi ke atas puncak kebanggaan
semua...
sepertiga malam kami bangun dari dinginya tidur kami ,
kadang
tak sedikit dari aku dan teman-teman,, tidur hanya beralas tanah dan
beratap langit.. dibalik tembok mengumpat dari santri lain agar tidak
ketahuan belajar .. hmm sangat lucu bagiku .. karena aku sendiri tipe
orang yang tak ingin usahanya diketahui orang lain..
waktu yang sangat singkat untuk mempersiapkan semua ini .. sampai kami tak peduli apapun caranya..
tapi
kami tetap optimis, menjadi pahlawan keluarga .. yang jauh dari pondok
tempat singgah ini.. bersaing melawan 2500 orang, berjuang memperebutkan
kata "MUMTAZ"..
wish me Luck .. in exam .. 22 days soon ..
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment